30 C
Jakarta

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Kamis (14/1/2021) pukul 13.30 WIB, ada penambahan 11.557 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan tersebut menyebabkan jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia kini mencapai 869.600 orang, sembuh 711.205 orang dan 25.246 meninggal, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana Covid-19 pada 2 Maret 2020.

Baru-baru ini disebutkan bahwa COVID-19 telah menyebar di unit terkecil masyarakat, yakni klaster keluarga. Adanya beragam aktivitas dari anggota keluarga saat di luar dan melakukan kontak dekat di rumah, membuat kasus klaster keluarga ini semakin meningkat.

Oleh karena itu, dokter spesialis paru RSU Adhyaksa dr. Ahmad Muslim Nazaruddin, Sp.P. FERS mengatakan bahwa kini gejala flu biasa (common cold) seperti pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, bersin, batuk, dan demam harus diwaspadai.

“Penularan COVID-19 dapat terjadi ketika droplet berisikan virus dikeluarkan melalui batuk ataupun bersin dari penderita COVID-19 masuk ke dalam saluran napas orang lain. Proses penularan ini semakin cepat dan mungkin terjadi karena COVID-19 dikonfirmasi dapat bertahan lama di udara (airborne),” jelas dr. Ahmad.

Ia menambahkan, selain droplet dan airborne, sentuhan tangan juga dapat menjadi perantara transmisi virus. Jika virus menempel pada gagang pintu, permukaan furnitur, saklar listrik, remote TV, handphone, atau tembok rumah dan kemudian tersentuh, lalu tangan tersebut memegang mata, hidung, atau mulut, maka virus akan masuk ke saluran tubuh.

“Khusus dinding atau tembok, virus Corona dapat bertahan hidup dalam kisaran 2 jam hingga 9 hari. Hal tersebut bergantung pada suhu, kelembapan, dan paparan sinar matahari hingga sirkulasi udara pada ruangan,” imbuh dr. Ahmad.

Berbicara tembok, biasanya penghuni mengabaikan kebersihannya, padahal tembok adalah permukaan paling luas pada bangunan. Oleh karena itu, Nippon Paint mengembangkan rangkaian cat/pelapis dengan Silver-Ion sebagai anti-mikroba dari Nippon Paint.

“Pengembangan teknologi Silver-Ion untuk Cat/Pelapis Anti-Mikroba Nippon Paint merupakan bentuk usaha kami dalam membantu penekanan penyebaran COVID-19 yang berisiko tinggi pada kesehatan manusia,” ungkap CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia, Jon Tan.  

Tidak seperti cat silver-ion lainnya, teknologi Silver-Ion dari Nippon Paint telah diuji pada awal 2020 oleh Analytical Lab Group, laboratorium independen berstandar global terhadap Human Coronavirus, ATCC VR-740, strain 229E. Hasil tes menunjukan efektivitas 99,9% mematikan virus tersebut setelah kontak dengan lapisan cat yang mengandung teknologi Silver-Ion dari Nippon Paint ini.

ALG (Analytical Lab Group) merupakan pemimpin industri laboratorium global dengan standar FDA dan EPA di Amerika Serikat. ALG adalah laboratorium independen dan khusus melakukan pengujian pencegahan infeksi untuk anti-mikroba, farmasi, peralatan medis, bioteknologi dan fasilitas perawatan kesehatan.

Teknologi Silver-Ion dari Nippon Paint telah hadir pada serangkaian cat kesehatan seperti Nippon Spot-less PlusVinilex Anti-Kuman dan yang terbaru Nippon Paint VirusGuard sebagai cat anti-virus pertama di Indonesia. 

Cara kerja Silver-Ion dari Nippon Paint diformulasikan secara khusus sebagai antivirus dan antibakteri dengan tahapan penetrasi ke dalam virus atau bakteri, menghentikan reproduksi, mematikan metabolisme, lalu menghancurkan mikroorganisme tersebut. Daya antimikroba pada Silver-Ion dari Nippon Paint ini bertahan lama sehingga senyawa ini efektif dalam melawan kuman. 

adv nippon
Foto: Dok Nippon Paint 

Selain Human Coronavirus (strain 229E), Silver-Ion milik Nippon Paint ini juga efektif dalam membasmi virus influenza A (H1N1 dan H3N2), penyakit tangan, kaki dan mulut (Hand Foot Mouth Diseases/HFMD), dan bakteri Escherichia coliStaphylococcus aureus, serta MRSA.

adv nippon
Foto: Dok Nippon Paint

Rangkaian cat kesehatan dengan Silver-Ion dari Nippon Paint ini aman bagi keluarga dan ramah lingkungan, rendah VOC, tidak berbau, serta hadir dalam ratusan pilihan warna. Sangat direkomendasikan untuk ruangan interior seperti rumah, klinik/rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hotel hingga perkantoran.

“Teknologi Silver-Ion dalam produk Nippon Paint bukanlah zat aditif (penambah) seperti cat lainnya, tetapi terformulasi khusus dalam bahan cat. Jadi tidak sama dengan silver ion lainnya, Silver-Ion dalam produk Nippon Paint ini tetap bekerja aktif anti-virus dan anti-bakterinya selama lapisan cat menempel di dinding,” pungkas Jon Tan.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...