30 C
Jakarta

Dibayangi pandemi, penjualan rumah di Singapura naik dua kali lipat

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

HASIL RISET konsultan properti JLL menyatakan pasar properti residensial Singapura tetap tumbuh positif di tengah pandemi Covid-19. Singapura sendiri sedang menuju resesi terburuknya sejak kemerdekaannya. Dimana PDB Singapura diproyeksi akan berkontraksi sebesar -6,5% hingga -6,0% pada tahun 2020.

“Terlepas dari pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan resesi ekonomi yang membuat keamanan pekerjaan dan pendapatan rumah tangga di bawah tekanan,pasar properti di Singapura tetap tangguh,” kata Peneliti JLL Kim Huynh saat meriilis riset berjudul ’Singapore Residential Market Outlook 2021′ beberapa waktu lalu.

Kim mengungkapkan penjualan rumah pribadi baru tumbuh dua kali lipat menjadi 3.517 unit di kuartal ketiga 2020 dari 1.713 unit di kuartal sebelumnya atau naik 7,2%(yoy). Kenaikan permintaan ini menyusul dibukanya kembali showflats serta dimulainya kembali penayangan properti mulai 19 Juni 2020.

Sehingga dalam sembilan bulan pertama tahun ini, kata dia pengembang telah menjual 7.379 rumah pribadi baru atau relatif dekat dengan angka 7.469 unit untuk periode yang sama setahun yang lalu.

“Pasar penjualan rumah swasta baru telah berkinerja baik di atas ekspektasi, dengan mempertimbangkan pengulangan pekerjaan, pemotongan upah dan resesi yang disebabkan oleh pandemi,” ucapnya.

Demikian pula di pasar sekunder, 3.530 rumah pribadi telah terjual di kuartal ketiga 2020 atau sekitar 3,7 kali lipat dari 951 unit yang ditransaksikan pada kuartal sebelumnya. Sementara itu jumlah penjualan rumah swasta di pasar jual kembali selama sembilan bulan pertama adalah 6.601 unit, dibandingkan dengan 6.803 unit selama periode yang sama setahun yang lalu.

“Ancaman Covid-19 dan diperkirakan resesi menyebabkan ekspektasi harga hunian swasta menurun pada 2020,” tambahnya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...