30 C
Jakarta

Maestro arsitektur Bali Ida Bagus Tugur meninggal dunia

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

BALI kehilangan figur panutan seorang arsitektur terkenal, almarhum Ida Bagus Tugur . Almarhum sudah mengharumkan Bali di seantero Nusantara berpulang, Selasa ( 22/12) . Almarhum Ida Bagus Tugur merupakan arsitek dan undagi terkenal dengan karya fenomenal, seperti Art Centre Denpasar.

Bendesa Adat Cucukan, Ida Bagus Nyoman Ari Sanjaya membenarkan kabar meningggalnya tokoh arsitek Bali ini. Menurut dia almarhum terlahir sekitar tahun 1926 dan saat meninggal dunia saat usia mencapai 94 tahun.

Salah satu karya almarhum yang akan selalu dikenang masyarakat Bali adalah Gedung DPRD Bali. lasya lain almarhum adalah Patung Kanda Pat Sari di Catus Pata perempatan Agung, Klungkung.

Dalam menciptakan Karya-karya besar, almarhum beliau didampingi salah satu putra beliau yaitu Ida Bagus Gede Yadnya.

“Dia (Ida Bagus Gede Yadnya) salah satu anaknya yang ikut menemani dalam menciptakan karya-karya besar,” ujar Ida bagus Ari Sanjaya memastikan.

Ida Bagus Ari Sanjaya lanjut menuturkan, tidak hanya bangunan Art Centre Denpasar yang banyak dikagumi masyarakat dan kalangan arsitek Bali lainnya karena keindahannhya.

Jenazah almarhum saat disemayamkan di rumah duka di Gria Cucukan, Klungkung. Selanjutnya keluarga besar langsung mengadakan rembug keluarga beserta Prajuru Desa Adat Cucukan mengenai proses selanjutnya.

“Kita masih rembugkan rencana pelebon beliau ,Apalagi dalam situasi seperti sekarang, yakni pandemi COVID-19,” pungkas Ida Bagus Ari Sanjaya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...