30 C
Jakarta

Penjualan rumah Rp1 miliar-Rp2 miliar meningkat selama 2020

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

PENJUALAN rumah rumah dengan range harga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar sepanjang 2020 diketahui meningkat hingga 12,5% dibandingkan dengan 2019, demikian hasil riset Indonesia Property Watch.

CEO IPW Ali Tranghanda mengemukakan peningkatan segmen itu merupakan satu-satunya yang mengalami peningkatan di tengah anjloknya pasar perumahan sepanjang 2020 akibat tekanan pandemi Covid-19.

Dia menyebutkan pasar perumahan sepanjang 2020 di Jabodebek–Banten sebagai benchmark nasional anjlok 31,8% dibandingkan dengan penjualan pada 2019.

Ali menuturkan penjualan segmen harga di bawah Rp300 juta mengalami tekanan terbesar dengan penurunan sepanjang 2020 sebesar 42,9%, diikuti segmen rumah di harga lebih dari Rp2 miliar yang anjlok 41,1%.

Sementara itu, di segmen harga menengah dari Rp301 juta hingga Rp500 juta dan segmen Rp501 juta sampai Rp1 miliar juga menurun masing-masing 34,2% dan 25,6%. Namun, penjualan segmen harga rumah Rp1 miliar hingga Rp2 miliar pada tahun lalu justru meningkat 12,5% dibandingkan dengan 2019.

Dia menambahkan untuk tahun ini, dengan beberapa faktor risiko dan kondisi penuh ketidakpastian kita masih berharap banyak pasar properti akan tumbuh.

Ali mengatakan kondisi 2021 akan sangat menantang bagi para pelaku pasar properti nasional. Namun, lanjutnya, saat pandemi mereda, pasar properti akan naik secara eksponensial karena potensi permintaan yang tertunda masih sangat besar.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...