30 C
Jakarta

Suplai perkantoran 2021-2024 diprediksi alami penurunan signifikan

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

COLLIERS INTERNATIONAL mengungkapkan laporan rekapitulasi hasil riset properti di sektor perkantoran DKI Jakarta. Ada dua periode yang diriset yakni tahun 2017-2020 dan proyeksi 2021-2024.

Senior Associate Director Colliers, Ferry Salanto, memaparkan, rekapitulasi data properti di sektor perkantoran selama 2020 mencatat rata-rata suplai di sektor perkantoran pada kawasan central business district (CBD) selama 2017-2020 sejumlah 357.361 meter persegi.

“Sedangkan nanti di tahun 2021 sampai 2024, suplai itu sudah akan jauh berkurang secara rata-rata menjadi hanya 138.839 meter persegi,” kata Ferry dalam telekonferensi, Rabu 6 Januari 2021.

Rata-rata suplai perkantoran di luar kawasan CBD pada 2017-2020 telah mencapai 145.456 meter persegi. Namun, pada rentang 2021 hingga 2024, diprediksi secara rata-rata akan menurun menjadi sekitar 93.161 meter persegi saja.

“Jadi itu sudah lebih dari separuhnya berkurang, dan ini sebenarnya merupakan indikator yang bagus. Karena kita semua tahu bahwa sektor perkantoran ini mengalami over supply situation dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Ferry menambahkan, mulai tahun depan hingga 2024 masih ada beberapa proyek (properti sektor perkantoran) yang akan diselesaikan.

Khususnya pada 2021-2022, dipastikan gedung-gedung yang ada saat ini sudah hampir dalam tahap penyelesaian, juga akan segera dirampungkan. “Artinya memang sulit bagi mereka untuk tidak menyelesaikan sesuai schedule-nya,” kata Ferry.

Dia mengaku, hal itu dikarenakan adanya sedikit penurunan pada tingkat kepercayaan para pengembang. Mengingat kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Dengan demikian, Ferry melanjutkan, suplai pada 2021-2022 sektor perkantoran di Jakarta memang tidak banyak berubah. Namun, untuk 2023-2024, kondisi suplai sektor perkantoran di Ibu Kota diperkirakan masih sangat mungkin bisa berubah.

“Karena kita enggak tahu kalau ternyata di 2022 kondisi pandemi sudah baik lagi, sehingga gedung-gedung yang tadinya direncanakan rampung di 2023-2024 bisa dikebut di tahun 2022 tersebut,” tuturnya.

Diketahui, pasokan sektor perkantoran pada kawasan CBD di DKI Jakarta pada 2020 mencatat bahwa empat gedung telah beroperasi secara bersamaan di kuartal I-2020 dan telah menambah stok baru pada pasokan sektor perkantoran sebesar 212.247 meter persegi. Total pasokan kumulatif mencapai 6,87 juta meter persegi, atau tumbuh 3,2 persen secara year-on-year. Setelah itu, tidak ada lagi tambahan pasokan baru hingga penghujung 2020.

Sementara itu, untuk suplai perkantoran di luar kawasan CBD DKI Jakarta, tercatat bahwa tiga gedung telah beroperasi dan membawa tambahan 85 ribu meter persegi pasokan baru selama kuartal IV-2020. Sehingga, total pasokan kumulatif tercatat mencapai 3,58 juta meter persegi atau tumbuh 2,4 persen secara year-on-year.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...