30 C
Jakarta

Trump: “Bangunan pemerintah di AS harus bergaya klasik Yunani dan Roma”

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

PRESIDEN AS Donald Trump mengeluarkan peraturan yang mengharuskan bangunan pemerintah di seantero negeri harus indah dan dibuat dengan gaya arsitektur klasik Yunani, Roma, atau yang mirip dengan itu.

Dikutip dari BBC, Selasa (22/12), dalam peraturan presiden itu dikatakan saat ini sudah terlalu banyak bangunan pemerintah yang memperlihatkan desain “brutal” abad lalu.

Bangunan pemerintah seharusnya mirip seperti bangunan terkenal kesayangan warga AS, Gedung Putih, kata peraturan Trump itu.

Meski kelompok tradisionalis menyambut baik keputusan Trump itu, sebagian kalangan justru tidak senang. Institut Arsitek Amerika mengatakan mereka menentang keputusan presiden itu.

Peraturan presiden yang bertajuk “Mempromosikan Arsitektur Sipil Bangunan Federal yang Indah” juga mengharuskan dibentuk sebuah dewan penasihat presiden untuk bangunan-bangunan pemerintah.

“Desain bangunan pemerintah yang baru harusnya seperti gedung-gedung Amerika yang terkenal dengan memperindah ruang publik, mendorong semangat warga, mengangkat harkat dan martabat Amerika Serikat, serta menghormati peninggalan arsitektur di wilayah itu,” bunyi peraturan presiden AS tersebut.

Draf perpres itu awalnya diumumkan ke publik pada Februari lalu dan sontak menuai keberatan dari Institut Arsitek Amerika dan Pemeliharaan Bangunan Nasional dan Bersejarah.

Pihak Institut Arsitek Amerika kemarin menuturkan mereka harusnya punya “hak dan tanggung jawab untuk menentukan desain arsitektur apa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.”

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...