30 C
Jakarta

Utilisasi pabrik keramik estimasi naik ke 72,5 persen

Must read

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Produsen keramik memperkirakan kenaikan rata-rata utilisasi industri 2021 di level 72,5 persen setelah tahun ini sempat anjlok hingga 30 persen pada kuartal II/2020 dihantam pandemi Covid-19.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan secara terperinci utilisasi industri tahun ini sebesar 56 persen, sedangkan pada semester II/2020 utilisasi sudah mendekati tahun lalu yakni di level 64 persen. Adapun volume produksi pada tahun ini diproyeksi akan mencapai 301 juta m2.

“Utilisasi ubin keramik paling rendah pada kuartal II/2020 di angka 30 persen dan kuartal IV/2020 sudah dikisaran 70 persen. Perkiraan utilisasi meningkat pada tahun depan di kisaran 72,5 persen dengan volume produksi 389 juta m2,” katanya Selasa (29/12/2020).

Edy merinci pada paruh pertama 2021 level utilisasi akan stabil di level 70 persen yang kemudian dilanjutkan pada paruh kedua 2021 di level 75 persen.

Dari sisi volume produksi tahun depan diproyeksi mendekati 400 juta m2. Jika angka itu tercapai, maka Indonesia berpotensi memperbaiki peringkat produksi terbesar di dunia menjadi ranking 6 atau 7.

Adapun pada 2019 lalu volume produksi keramik sebesar 349 juta per m2 yang menempatkan Indonesia berada diperingkat 8 podusen terbesar di dunia. “Sebelumnya kita bahkan pernah menjadi peringkat kelima terbesar di dunia,” ujar Edy.

Sementara itu, proyeksi perbaikan industri keramik di atas sejalan dengan Kementerian Perindustrian yang memiliki perkiraan pertumbuhan industri galian nonlogam akan naik di level 7,36 persen setelah tahun ini minus 8,19 pesen.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Saudi Arabia rancang kota cerdas bebas kendaraan sepanjang 170 km

Pernahkah anda membayangkan sebuah kota yang dihuni sebanyak 1 juta orang namun tanpa jalan, tidak ada mobil atau kendaraan lain? Meskipun luas,...

Cat ini berteknologi antivirus pertama di Indonesia

Kendati sudah lebih dari 10 bulan pandemi berlangsung, tetapi jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Ini dia produk baru Samsung di CES 2021: kulkas, TV hingga robot pintar dengan AI

Raksasa elektronik asal Korea, Samsung membagikan informasi produk-produknya yang diperkenalkan di pameran teknologi CES 2021. Perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana inovasi dalam...

Pembersih udara ini mampu hambat penyebaran virus Corona

Berdasarkan hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu...

Kolaborasi dengan Abbot, Mowilex sediakan swab antigen karyawan

Produsen cat PT Mowilex Indonesia (Mowilex) berupaya mengendalikan risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja selama pandemi dengan dengan memfasilitasi tes swab antigen...